Wednesday, November 28, 2018

Jenis Narkoba dan Bahayanya Bagi Tubuh

Jenis Narkoba dan Bahayanya Bagi Tubuh

kumpulanupdateberita - Menurut BNN, narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) adalah bahan/zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan/psikologi (pikiran, perasaan dan perilaku) seseorang, serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi.
Sebenarnya, narkoba merupakan jenis obat-obatan yang biasanya dipakai dokter untuk membius pasien saat akan dilakukan operasi atau obat-obatan yang digunakan untuk proses penyembuhan penyakit tertentu. Akan tetapi, beberapa kalangan menggunakan obat-obatan tersebut dengan tujuan yang tidak baik, sehingga menimbulkan efek bahwa obat-obatan yang digunakan untuk medis tersebut menjadi obat-obatan yang terlarang.

Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar tubuhnya akan rusak, sehingga pada ujungnya akan berdampak pada kematian. Berikut jenis-jenis narkoba dan bahayanya yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (28/11/2018).

Narkotika

Narkotika adalah zat sintetis maupun semisintetis yang dihasilkan tanaman atau lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan pada penggunanya.

Jenis-jenis narkoba dari narkotika:

1. Morfin

Morfin berasal dari kata morpheus (dewa mimpi) adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat yang ditemukan pada opium. Jenis-jenis narkoba ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Menurunnya kesadaran pengguna

Menimbulkan euforia

Kebingungan

Berkeringat

Dapat menyebabkan pingsan, dan jantung berdebar-debar

Menimbulkan gelisah, dan perubahan suasana hati

Mulut kering dan warna muka berubah

Mengalami kejang lambung

Produksi air seni berkurang

Mengakibatkan gangguan menstruasi dan impotensi

2. Heroin/putaw

Jenis-jenis narkoba selanjutnya adalah heroin. Heroin dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Akan tetapi, reaksi yang ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri, sehingga mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Melambatnya denyut nadi

Tekanan darah menurun

Otot menjadi lemas

Pupil mengecil

Hilang kepercayaan diri

Suka menyendiri

Seringkali berdampak kriminal, misalnya berbohong, menipu

Kesulitan saat buang air besar

Sering tidur

Kemerahan dan rasa gatal pada hidung

Gangguan bicara (cadel)

3. Kokain

Jenis-jenis narkoba selanjutnya adalah kokain. Kokain merupakan berasal dari tanaman Erythroxylon coca di Amerika Selatan. Biasanya daun tanaman ini dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Dapat memberikan efek kegembiraan yang berlebihan bagi si pengguna

Sering merasa gelisah

Menurunnya berat badan

Timbul masalah pada kulit

Mengalami gangguan pernafasanSering kejang-kejang

Sering mengeluarkan dahak

Mengalami emfisema (kerusakan pada paru-paru)

Turunnya selera makan

Mengalami paranoid

Mengalami gangguan penglihatan

Sering merasa kebingungan

4. Ganja/Kanabis/Mariyuana

Jenis-jenis narkoba lainnya yakni ganja. Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budi daya yang menghasilkan serat dan kandungan zat narkotika terdapat pada bijinya. Jenis-jenis narkoba ini dapat membuat si pemakai mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

Tumbuhan ini telah dikenal manusia sejak lama. Seratnya digunakan sebagai bahan pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak. Awalnya, tanaman ini hanya ditemukan di negara-negara beriklim tropis. Namun belakangan ini, di negara-negara beriklim dingin pun telah banyak membudidayakan tanaman ini, yaitu dengan cara dikembangkan di rumah kaca.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Denyut nadi dan jantung lebih cepat

Mulut dan tenggorokan terasa kering

Sulit dalam mengingat

Sulit diajak berkomunikasi

Kadang-kadang terlihat agresif

Mengalami gangguan tidur

Sering merasa gelisah

Berkeringat

Nafsu makan bertambah

Sering berfantasi

Euforia

Ganja merupakan salah satu jenis narkotika yang dapat mengakibatkan kecanduan. Jika pemakaiannya dihentikan, si pemakai sering mengalami sakit kepala, mual yang berkepanjangan, sering merasa kelelahan dan badan menjadi lesu.

5. LSD atau Lysergic Acid / Acid / Trips / Tabs

Jenis-jenis narkoba selanjutnya adalah LSD. LSD adalah jenis narkotika yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu

Sering terobsesi dengan apa yang ada dalam halusinasinya

Sering juga mengalami paranoid akibat hal-hal yang dihalusinasikannya

Denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat

Diafragma mata melebar

Mengalami demam

Sering depresi dan merasa pusing

Memiliki rasa panik dan takut yang berlebihan

Mengalami gangguan persepsi.

6. Opiat / opium

Jenis Narkoba dan Bahayanya Bagi Tubuh

Jenis-jenis narkoba lainnya adalah Opium. Opium adalah zat berbentuk bubuk yang dihasilkan oleh tanaman yang bernama papaver somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Memiliki semangat yang tinggi

Sering merasa waktu berjalan begitu lambat

Merasa pusing / mabuk

Birahi meningkat

Timbul masalah kulit di bagian mulut dan leher

Sering merasa sibuk sendiri

7. Kodein

Jenis-jenis narkoba selanjutnya adalah kodein. Kodein adalah sejenis obat batuk yang biasa digunakan atau diresepkan oleh dokter, namun obat ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Mengalami euforia

Sering mengalami gatal-gatal

Mengalami mual dan muntah

Mudah mengantuk

Mulut terasa kering

Mengalami hipotensi

Mengalami depresi

Sering sembelit

Mengalami depresi saluran pernafasan

Psikotropika

1. Ekstasi

Jenis-jenis narkoba di antaranya adalah ekstasi. Ekstasi adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai obat yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Ekstasi dapat berbentuk tablet, pil, serta serbuk. Nama Lain dari psikontropika jenis ini adalah inex, Metamphetamines.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Timbulnya euforia

Mengalami mual

Dehidrasi

Timbul percaya diri yang berlebih

Sering merasa kebingungan

Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah

Mengalami pusing, bahkan pingsan

Terganggunya daya ingat dan jika dipakai dalam jangka panjang dapat merusak otak

Mengalami gangguan mental

2. Sabu-sabu

Jenis-jenis narkoba lainnya adalah sabu-sabu. Sabu-sabu merupakan zat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah, seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Jantung berdebar-debar

Naiknya suhu tubuh

Mengalami insomnia

Timbul euforia

Nafsu makan menghilang

Kekurangan kalsium

Mengalami depresi yang berkepanjangan

3. Nipam

Jenis-jenis narkoba selanjutnya adalah Nipam. Nipam adalah sejenis pil koplo yang dikonsumsi untuk mengurangi anseitas. Biasanya digunakan secara bersamaan dengan minuman beralkohol yang sebenarnya dapat berisiko bahaya bagi penggunanya.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Mengalami cadel saat berbicara

Jalan sempoyongan

Wajah menjadi kemerahan

Menjadi banyak bicara

Kurang fokus

Turunnya kesadaran

Zat Adiktif

Zat adiktif merupakan zat yang berbahaya, yang diperoleh dari bahan-bahan alamiah baik semi sintetis maupun sintetis. Zat ini dipakai sebagai pengganti morfin atau kokain yang bekerja mengganggu sistem saraf pusat. Contoh zat adiktif adalah lem, aceton, ether dan sebagainya.

Jenis-jenis narkoba dari zat adiktif:

1. Alkohol / etanol

Jenis-jenis narkoba dari zat adiktif adalah alkohol. Alkohol adalah senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil yang terikat pada atom karbon. Alkohol mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing berupa karbon yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik yang dihisap.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Teler / mabukMenyebabkan kegagalan pernapasan akut seperti yang terjadi pada bahaya formalin.

Menghilangkan kesadaran

Dapat mengakibatkan kematian

2. Nikotin

Jenis-jenis narkoba lainnya adalah nikotin. Nikotin adalah senyawa kimia yang dihasilkan secara alami oleh tumbuh-tumbuhan sejenis suku terung-terungan seperti tembakau dan tomat. Nikotin merupakan salah satu racun saraf. Jenis zat ini biasanya digunakan untuk bahan baku pembuatan insektisida.

Pada seorang perokok, proses kerja nikotin adalah masuk ke dalam paru-paru untuk selanjutnya diserap aliran darah. Dalam waktu kurang lebih 8 detik, zat ini akan sampai ke otak untuk selanjutnya merubah kerja otak. Proses penyebaran racun ini berlangsung cepat karena bentuknya mirip dengan acetylcholine yang normal terdapat di dalam otak.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Meningkatkan denyut jantung

Meningkatnya kadar gula dalam darah seperti bahaya mengkonsumsi gorengan secara rutin.

Menimbulkan efek segar setelah memakainya

Menimbulkan euforia

Nafas terasa berat

Dapat mengakibatkan kanker dan stroke seperti bahaya makan mie instan terlalu sering.

3. Kafein

Jenis-jenis narkoba selanjutnya adalah kafein. Kafein adalah zat adiktif yang bekerja untuk mempengaruhi sistem metabolisme dan saraf pusat. Kafein digunakan sebagai pengurang rasa lelah serta untuk mencegah atau mengurangi rasa kantuk.

Bagi para atlet, kafein biasanya dapat meningkatkan daya tahan agar kuat dalam berlari. Namun zat ini adalah penyebab asma dan makanan untuk penderita asam lambung yang harus di hindari. Kafein dapat menyebabkan efek kecanduan bagi penggunanya. Biasanya zat ini terdapat pada kopi dan teh.

Jenis-jenis narkoba dan bahayanya:

Saat pengguna mulai menghentikan pemakaian zat ini, maka dapat menimbulkan pusing, ngantuk, pemarah, serta timbul kecemasan.

Gangguan mood

Meningkatnya stres

Mempercepat rusaknya tulang

Meningkatkan gula darah

Meningkatnya tekanan darah

Meningkatnya detak jantung

Insomia

Meningkatkan kadar asam dalam perut

Mempercepat penuaan dini

Gangguan prostat

sumber : liputan6

Transjakarta Buka Lowongan Kerja Lagi

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.